pesona tangkuban perahu


TANGKUBAN Perahu adalah salah satu cerita rakyat yang akrab di telinga kita. Keberadaannya sejak lama telah menjadi objek wisata populer. Jelang liburan Natal dan tahun baru, jika Anda mencari tujuan wisata alam yang menyegarkan tidak ada salahnya datang ke tempat ini.

Keberadaan Tangkuban Perahu sebagai gunung berapi yang masih aktif, bisa Anda temukan sekitar 25-30 kilometar di utara kota Bandung ke arah kota kecil Lembang.

Menyinggung keberadaannya yang lekat dengan legenda rakyat dari Jawa Barat yaitu Sangkuriang. Gunung ini dikatakan terbentuk dari ulah Sangkuriang yang menendang perahu hingga terbalik.

Menurut legenda, Sangkuriang gagal memenuhi janji membuat perahu dan danau dalam satu malam sebagai syarat untuk menikahi Dayang Sumbi yang sejatinya adalah ibunya sendiri.

Sangkuriang yang gagal karena kehabisan waktu kemudian menendang perahu tersebut hingga melayang jauh dan terbalik. Perahu terbalik tersebut tertelungkup, yang dalam bahasa Sunda disebut tangkub, sehingga sampai saat ini disebut Tangkuban Parahu.

Kawah besar yang terdapat di gunung ini merupakan pemandangan yang menakjubkan dan Anda dapat menjelajahi kawahnya sekitar 2 jam. Oiya, gas sulfur juga masih keluar dari kawah meskipun tidak aktif.

Dari atas gunung ini, Kota Bandung hanyalah hamparan luas di kaki gunung. Kunjungan ke tempat ini bisa menjadi bukti bahwa Anda telah ’melihat’ Bandung, namun jangan lupa untuk mengabadikannya dalam foto. Satu hal yang juga harus Anda coba saat berada di sini ialah merebus telur di permukaan mata air panas.

Mengenai urusan perut, Anda tidak perlu khawatir kerana restoran dan warung tersebar di sekitar Tangkuban Parahu. Untuk suasana santap yang berbeda, Anda akan menamukan banyak tempat makan di sekitar Lembang dengan berbagai menu.

Bila belum puas berada di Bandung, Anda bisa menginap di hotel-hotel mulai dari kelas melati sampai hotel berbintang. Tapi jika Anda berniat untuk tinggal lebih lama dekat Tangkuban Parahu, ada banyak hotel di Lembang (bagian Utara Bandung) dan nikmati pemandangan pinggir kota sambil menghirup udara bersih yang sulit didapatkan di kota.

Tips ke kawah Tangkuban Perahu

1. Tidak semua orang tahan dengan bau gas sulfur, tutupilah hidung Anda dengan sapu tangan.

2. Jangan ragu-ragu untuk menolak pedagang jika Anda tidak tertarik untuk membeli.

3. Disarankan untuk membawa jaket atau sweater untuk menghindari udara dingin. Payung pun dapat berguna untuk mengurangi sengatan matahari yang terik.

4. Usahakan datang sepagi mungkin karena pada saat siang kabutnya mulai menutupi pepohonan. (indonesia.travel/*/X-13)

0 komentar:

Posting Komentar